24detik.com | Tulang Bawang – Selain Jarang Masuk Kantor diduga Kepala Sekolah Medasari, Kecamatan Rawa Jitu Selatan , Kabupaten Tulang Bawang berinisial TM diduga sengaja Mark’Up jumlah siswa Tahun 2024-2025.
Saat akan dikonfirmasi wartawan media ini Selasa, 7 April 2026 Pukul 10.00 WIB namun sangat di sayangkan Kepsek dan bendahara BOS tidak ada di tempat.
Informasi yang telah dihimpun wartawan media ini dilapangan kondisi sekolah seakan tidak ada perawatan dari tahun ketahun, sehingga sebagian flapon bagian luar dalam kondisi rusak.
Selain dugaan Mark’Up jumlah siswa pada Dapodik, kuat dugaan kepsek SDN 1 Medasari, juga Korupsi beberapa Aitem Anggaran Dana BOS Tahun 2024-2025 untuk Sarana dan prasarana sekolah, dan Perpustakaan.
Tahun 2024 Kepala Sekolah SDN 1 Medasari telah merealisasikan kegiatan yang dianggarkan dari Dana BOS sebagai berikut:
Tahap I tahun 2024.
- Pengembangan perpustakaan
Rp 15.989.400. - Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp 20.310.000.
Sedangkan tahap II. Tahun 2024
- Pemeliharaan sarana dan prasarana SekolahRp 24.605.000.
Total Anggaran Pembangunan Perpustakaan yang di Anggarkan dari Dana BOS tahun 2024, tahap 1. dan Tahap II senilai Rp 15.989.400.
Total Anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana yang dianggarkan dari Dana BOS tahun 2024, tahap 1. dan Tahap II senilai Rp 44.915.000
Sedangkan tahun 2025 kepala sekolah SDN 1 Medasari juga menganggarkan untuk pembangunan perpustakaan dan anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah sebagai berikut:
Tahap pertama tahun 2025.
- pengembangan perpustakaan
Rp 37.743.800 - Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp 10.595.000.
Sedangkan Tahap II Tahun 2025.
- Pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 35.090.000.
Total Anggaran Pembangunan Perpustakaan, yang di Anggarkan dari Dana BOS Tahun 2025, tahap 1. dan Tahap II senilai Rp 37.743.800.
Total Anggaran Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah serta yang dianggarkan dari Dana BOS tahun 2025, tahap 1. dan Tahap II senilai Rp 45.685.000.
Dengan anggaran sebesar ini Rehap ringan sekolah SDN 1 Medasari sudah pasti terlaksana, namun bukti dilapangan menunjukkan plafon bagian luar sekolah sudah banyak yang rusak seakan tidak pernah diperbaiki dari anggaran Dana BOS tahun 2024-2025.
Terlihat dengan jelas plafon sekolah SDN 1 Medasari bagian luar sudah banyak yang jebol, dikhawatirkan akan menjadi kerusakan parah karena tidak ada perbaikan dari pihak sekolah, sedangkan Anggaran Sarana dan Prasarana Sekolah setiap tahun habis terealisasi tak pernah ada sisa.
Oleh karena itu kuat dugaan Kepsek SDN 1 Medasari telah salahgunakan anggaran dari Dana BOS tahun 2024-2025 untuk kepentingan pribadi dan golongan, dengan dalih Uang Kemitraan dan silaturahmi dengan pihak-pihak yang bersangkutan.
Diharapkan kepada pihak Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tulangbawang, sebagai pemberi arahan agar dapat mengarahkan kepala sekolah SDN 1 Medasari yang diduga telah menyalah gunakan uang Negara dari Dana BOS yang diperuntukkan ngajar dan mengajar siswa yang tak mampu.
Pastinya hal ini tak luput juga pihak Inspektorat Kabupaten Tulang agar kiranya dapat mengaudit ulang berkas SPJ dari Dana BOS tahun 2024-2025, di SDN 1 Medasari ini guna untuk mengungkap kebenaran dari realisasi uang negara yang diduga dikorupsi oleh oknum Kepala Sekolah tersebut.
Wartawan media ini juga berharap pada Aparat Penegak Hukum (APH) agar kiranya dapat memproses dugaan-dugaan korupsi di SDN 1 Medasari sesuai aturan dan undang-undang korupsi yang ada di Negara Indonesia.
Setiap berkunjung disekolah SDN 1 Medasari, Wartawan media ini selalu meminta buku tamu pada guru yang ada namun setiap dipertanyakan buku tamu, para guru yang ditanya selalu menyatakan tidak tau buku tamunya dimana, hingga pada hari Selasa 7 April 2026 wartawan media ini pun berkunjungan kembali di SDN 1 Medasari.
Namun sangat disayangkan kepala sekolah dan bendara lagi-lagi tidak ada ditempat dengan alasan para guru yang ada bahwa kepala sekolah dan bendahara sedang ada di dinas, pendidikan, lagi-lagi setiap dipertanyakan keberadaan kepsek selalu jawaban para guru sedang ke dinas.
media ini akan selalu menerbitkan berita dugaan MARK’UP Anggaran Dana BOS Tahun 2024-2025, di SDN 1 medasari lainnya yang dianggarkan sangat fantastis besarnya dengan Rinci yang jelas pada berita yang berikut nya
Media ini selalu memberikan hak jawab dan hak koreksi bagi terduga atas berita yang sudah diterbitkan, hak jawab dan hak koreksi akan diterbitkan kembali pada media yang sama.
Hingga berita ini diterbitkan kepala sekolah SDN 1 Medasari dan bendahara Dana BOS tidak bisa ditemui untuk di konfirmasi tentang dugaan-dugaan yang ada, berkali-kali dihubungi melalui Aplikasi WhatsApp kepala sekolah SDN 1 Medasari namun selalu tidak ada respon.








